Kumpulan informasi menganai sejarah dan tempat wisata di Indonesia maupun Dunia.

Sejarah Patung Merlion di Singapura : Legenda, Teknik Pembuatan, Fungsi dan Lokasinya

Sejarah Patung Merlion di Singapura - Patung singa berbadan ikan merupakan salah satu ikon negara Singapura yang sudah terkenal sampai ke penjuru dunia. Patung tersebut dinamakan Merlion  karena arti Merlion dalam bahasa Indonesia yaitu "mer" (laut) dan "lion" (singa) berarti Singa Laut. Pembuatan patung merlion di Singapura tentu ada latar belakang sejarahnya. Mulai dari siapa pembuatnya, apa fungsinya dan dimana lokasinya serta bagaimana legenda merlion. Menarik bukan? Berikut ini penjelasannya,,

Patung Merlion merupakan ikon kota Singapura yang digunakan sebagai simbol untuk menyambut pengunjung yang datang. Patung singa berbadan ikan ini dibangun pada tanggal 25 September 1972 oleh Lim Nang Seng. Desain patung merlion merupakan rancangan dari Mr. Fraser Bruner yang digunakan untuk logo Singapore Tourism Borad. Desain ini telah dipatenkan pada tahun 1966, setelah sebelumnya digunakan dari tahun 1964.

Patung Merlion di Singapura

Legenda Merlion di Singapura

Legenda Merlion atau legenda singa berbadan ikan yang pernah muncul di Temasek (Singapura). Temasek merupakan pulau kecil ditengah lautan, suatu ketika terjadi badai dan petir yang luar bisa besar dan hebat. Penduduk di pulau tersebut kemudian ketakutan dan meminta perlindungan agar diselamatkan dari badai tersebut. Setelah meminta perlindungan, tiba-tiba air laut menyeruak dan mengeluarkan sinar. Suara gemuruh seperti gendang yang mengiringi kedatangan raja pun terdengar.

Kemudian sosok mahluk yang belum pernah dilihat muncul dari laut yang warnanya bersinar tersebut. Mahluk tersebut berbentuk kepala singa dan ekornya seperti ikan. Mahluk tersebut baru pertama kali muncul dan ditemui oleh warga Temasek. Mahluk ini memiliki ukuran yang sangat besar. Mahluk ini kemudian menghentikan badai dana petir yang begitu mengerikan di Temasek dengan sinar yang muncul dari matanya.

Laut yang sedang bergejolak hebat dalam semburan warnanya itu kemudian melahirkan sesosok makhluk yang belum pernah ditemui oleh penduduk Temasek sebelumnya. Berkepala singa dan memiliki ekor seperti ikan. Yang lebih luar biasa, makhluk tersebut berukuran sangat besar. Sulit untuk menyamakan ukuran makhluk tersebut dengan apa pun. Setelah mahluk tersebut dapat menghentikan badai dan petir, masyarakat kemudian berterimakasih kepada mahluk tersebut. Setelah itu mahluk berkepala singa tersebut menghilang tanpa ada yang mengetahuinya. Itulah penjelasan sedikit tentang mahluk yang kini dinamakan Merlion (patung berkepala singa, berbadan ikan).

Teknik Pembuatan Patung Merlion

Sejarah pembuatan patung Merlion di Singapura. Patung Merlion dibuat dengan bahan dari campuran semen, pelat porselen dan cangkir teh. Pada bagian badan merupakan campuran semen, kemudian bagian kulit patung terbuat dari pelat porselen, selanjutnya pada bagian matanya terbuat dari cangkir teh berukuran kecil dengan warna merah. Berdasarkan desainnya, patung Merlion di Singapura memiliki ukuran tinggi 8,6 meter, sementara bobotnya yaitu 70 ton. 

Fungsi Patung Merlion

Apa fungsi utama patung Merlion? Seperti pada penjelasan diatas, patung merlion di Singapura merupakan simbol dari Singapore Tourism Borad. Artinya fungsi patung merlion yaitu untuk keperluan wisata di Singapura, kegunaannya untuk menyambut para wisatawan atau turis mancanegara di Singapura. Atau dapat diartikan sebagai patung selamat datang di Singapura dan patung ikon utama Singapura. 

Lokasi Patung Merlion

Lokasi patung merlion yaitu berada di dekat taman dengan nama One Fullerton. Taman ini memiliki luas 2.500 meter persegi, di area ini juga banyak terdapat aneka restoran, tempat belanja dan clubclub dansa di tepi Sungai.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Sejarah Patung Merlion di Singapura : Legenda, Teknik Pembuatan, Fungsi dan Lokasinya

0 Boleh Komentar asal tidak Spam.:

Post a Comment