Kumpulan informasi menganai sejarah dan tempat wisata di Indonesia maupun Dunia.

Sejarah Revolusi Perancis : Latar Belakang, Proses Terjadinya dan Dampaknya

Sejarah Revolusi Perancis atau dalam bahasa farncisenya yaitu Revolution  Francaise merupakan sebuah abad dimana terjadinya suatu pergolakan politik yang bergerak secara radikal pada kurun waktu 1789 sampai 1799. Dampak dari pergolakan radikal tersebut kemudian sangat mempengaruhi kondisi Perancis pada saat itu, bahkan menyebar luar ke seluruh Eropa.

Sebelum terjadinya sejarah revolusi Perancis, kekuasaan didominasi oleh golongan monarki absolut selama beberapa abad. Golongan penguasa tersebut kemudian diruntuhkan dengan pergolakan politik radikal selama kurang lebih 3 tahun. Kelompok radikal ini terdiri dari golongan radikal sayap kiri, petani di pedesaan dan masa di jalanan.

Konsep ide-ide lama kemudian digantikan dengan prinsip-prinsip baru seperti kebebasan, persaudaraan dan persamaan. Peristiwa bersejarah di Perancis ini kemudian menyebar ke seluruh eropa, kekuatan monarki di negara-negara eropa mulai ketakutan akan terjadinya revolusi yang sama untuk menggulingkan kekuasaan monarki. Pada perkembangan selanjutnya, selama dua abad berikutnya terjadi pertentangan antara pendukung dan penentang revolusi.

Sejarah Revolusi Perancis

Latar Belakang Revolusi Perancis

Apa sebenarnya yang menjadi penyebab atau latar belakang revolusi Perancis? Terjadinya revolusi tentu ada masalah yang menjadi penyebab munculnya keinginan untuk menuju sebuah perubahan. Berikut ini 6 latar belakang revolusi Perancis secara singkat dan jelas, meliputi :

1. Adanya ketidakadilan di Perancis dalam sistem feodalisme

Faktor penyebab atau latar belakang revolusi perancis yang utama adalah adanya ketidakadilan di Perancis terkait dengan pembagian masyarakat menjadi 3 golongan. Tiga golongan tersebut meliputi :
  • Golongan I : Para bangsawan (penguasa pemerintahan)
  • Golongan II : Ahli agama yang patuh dan setia terhadap raja
  • Golongan III : Terdiri dari pedagang, pekerja dan rakyat biasa / kecil
2. Berkembangnya paham Romantisme

Berkembangnya paham Romantisme merupakan salah satu penyebab atau latar belakang revolusi Perancis. Apa itu faham Romantisme? Romantisme merupakan faham yang sangat menjunjung tinggi perasaan dan saling menghargai antar manusia. Faham ini berkembang di Perancis sekitar tahun 1950an.

3. Berkembangnya paham Rasionalisme

Paham Rasionalisme merupakan faham yang menganggap bahwa pikiran adalah sumber dari segala kebenaran. Faham ini berkembang di Eropa pada abad ke 18, munculnya paham ini karena adanya gerakan humanisme dan renaisans yang menentang kekuasaan kaum geraja. Berkembangnya paham rasionalisme merupakan salah sattu penyebab revolusi perancis.

4. Pemerintahan di Perancis yang buruk

Latar belakang revolusi selanjutnya adalah buruknya pemerintahan di Perancis. Buruknya pemerintahan di Perancis disebabkan karena kekuasaan tunggal raja yang dalam melaksanakan tugasnya secara sewenang-wenang. Pemerintahan yang berlangsung hanya mementingkan kepentingan raja, sementara kepentingan rakyatnya tidak di pedulikan.

5. Pengaruh Revolusi Amerika

Salah satu sebab lain dari terjadinya revolusi Perancis yaitu terjadinya revolusi Amerika yang ternyata menyebar sampai ke Eropa. Revolusi yang terjadi di Amerika membuat motivasi masyarakat Perancis mengenai bagaimana negara seharusnya dibentuk. Revolusi yang terjadi di Amerika ternyata merupakan gagasan para tokoh pemikir dari Perancis. Hal inilah yang membuat rakyat menjadi terinspirasi, sehingga revolusi di Perancis tidak dapat dihindarkan.


6. Kekosongan kas negera

Kosongnya kas negara juga salah satu penyebab atau latar belakang revolusi Perancis. Kekosongan kas negara disebabkan karena pengeluaran negara lebih besar dari penghasilan yang didapat. Kekosongan kas ini terjadi pada masa pemerintahan Louis XVI.

Proses Terjadinya Revolusi Perancis

Bagaimana proses terjadinya revolusi Perancis? Proses revolusi yang terjadi di Perancis melalui beberapa tahap, tahap-tahap tersebut meliputi: Etats Generaux, Assemblee Nationale, Constituante, Legislatif, Convention, Directoire, Convention, Directoire dan Consulat. Berikut ini penjelasannya.

Proses pertama yaitu Etats Generaux proses ini yaitu dibuka kembali DPR Dewan Permusyawaratan Rakyat pada tanggal 5 Mei 1789. Dalam proses ini kemudian dilakukan persidangan yang menimbulkan polemik perbedaan suara antara golongan I dan II dengan III. Pada tahap ini, golongan III yang merasa ditindas semakin bertambah semangat dan percaya diri. Proses selanjutnya yaitu pada tanggal 17 Juni 1789 golongan III membentuk dewan nasional atau bisa disebut Assemblee Nationale.

Proses revolusi Perancis selanjutnya yaitu pada tanggal 20 Juni tahun 1789 dewan nasional tersebut bersumpah bahwa tidak akan bubar sebelum Perancis memiliki Undang Undang Dasar (UUD). Selanjutnya dewan tersebut menamakan dirinya sebagai Constituante. Kemudian setelah UUD selesai dibentuk, Constituante dibubarkan dan selanjutnya diganti dengan Legislatif, tepatnya terjadi pada tahun 1791.

Setelah badan Legislatif terbentuk, kemudian muncul pertentangan antara kelompok Montagne dan kaum Borjuis. Pertentangan tersebut dimenangkan oleh kaum Montagne sehingga sistem kerajaan dihapus dan digantikan menjadi Republik pada tahun 1972. Akibat pergantian tersebut, raja Louis XVI dikenai hukuman mati.

Sejarah revolusi Perancis mengalami puncaknya pada masa Napoleon Bonaparte. Ia berhasil membentuk pemerintahan baru di Perancis dengan kekuatan militer yang begitu kuat setelah berhasil membubarkan kekuasaan Directeur. Napoleon kemudian membentuk pemerintahan baru yang sering disebut dengan Consulat.

Napoleon Bonaparte
Tokoh Revolusi Perancis : Napoleon Bonaparte

Dampak Revolusi Perancis

Apa saja dampak Revolusi Perancis? Seperti yang sudah dijelaskan diatas, periode besar sejarah revolusi Perancis memiliki dampak yang sangat besar, baik di Perancis maupun di Dunia, khususnya Eropa. Dampak yang ditimbulkan mulai dari bidang politik, sosial dan ekonomi. Berikut ini dampak dampak revolusi Perancis, meliputi :

Dampak bidang politik : berkembangnya paham demokrasi baru modern, UUD menjadi kekuasaan tertinggi negara, Perancis menjadi negara republik dan timbulnya rasa nasionalisme.

Dampak bidang ekonomi : sistem monopoli dan pajak feodal dihapuskan, petani kemudian menjadi pemilik tanah, munculnya berbagai industri-industri besar di Perancis.

Dampak bidang sosial : pendidikan dan pengajaran menjadi merata di semua lapisan masyarakat, sistem feodalisme dihapuskan, dibentuknya susunan masyarakat baru, dan hak asasi manusia menjadi dasar pada masa Napoleon.

Baca Juga : Sejarah Revolusi Industri 

Demikian artikel terkait dengan Sejarah Revolusi Perancis : Latar Belakang, Proses Terjadinya dan Dampaknya, semoga bermanfaat bagi pembaca semua. Jangan lupa like dan share artikel ini, agar teman kita juga bisa membacanya. Dan jangan lupa baca artikel menarik lainnya. Sekian, kurang lebihnya penulis mohon maaf. terimakasih.

Sumber : Buku "Peradaban Barat : Dari Revolusi Perancis Sampai Dengan Zaman Global" karya Marvin Perry.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sejarah Revolusi Perancis : Latar Belakang, Proses Terjadinya dan Dampaknya

0 Boleh Komentar asal tidak Spam.:

Post a Comment