Kumpulan informasi menganai sejarah dan tempat wisata di Indonesia maupun Dunia.

Isi Prasasti Canggal Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

Sejarah dan Isi Prasasti Canggal - Pada artikel sebelumnya, kita telah mengulas mengenai beberapa Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara dan isinya secara lengkap, bagi yang belum membacanya silahkan baca terlebih dahulu. Prasasti Canggal merupakan salah satu prasasti peninggalan Kerajaan Mataram Kuno, hal ini dibuktikan dari isinya yang membahas mengenai kerajaan tersebut, contohnya pada bait pertama mengenai "Pembangunan lingga yang dilakukan oleh Raja Sanjaya di atas gunung".

Prasasti Canggal juga sering disebut oleh masyarakat dengan nama Prasasti Sanjaya atau Prasasti Gunung Wukir. Kenapa dikatakan prasasti gunung wukir? karena prasasti ini ditemukan di halaman Candi Gunung Wukir atau tepatnya di Desa Kadiluwih, Kec. Salam, Kab. Magelang, Provinsi Jawa Tengah.

Prasasti Canggal
Isi Prasasti Canggal

Bentuk dan Isi Prasasti Canggal

Prasasti Canggal memiliki bentuk yang besar (bisa dilihat pada gambar diatas). Bentuk tersebut sering disebut dengan bentuk "candra sengkala". Prasasti ini dipublikasikan pada tanggal 10 Maret 1884 oleh Royal Academy di Amsterdam, Belanda, pada sesi pertemuan anggota kelompok ilmiah tersebut. Prasasti Canggal berangka tahun 732 Masehi (650 Saka), tulisan pada prasasti ini menggunakan huruf / aksara Pallawa dan bahasa Sanskerta. Secara umum, isi prasasti canggal merupakan pernyataan dari Raja Sanjaya pada tahun 732 sebagai seorang penguasa universal dari Kerajaan Mataram Kuno.

Isi Prasasti Canggal juga menjelaskan mengenai pendirian sebuah lingga atau merupakan lambang Siwa di Desa Kunjarajunja oleh Raja Sanjaya. Dalam prasasti ini juga dijelaskan mengenai Raja sebelum Sanjaya, yakni Sanna. Isi Prasasti Canggal terdiri dari 12 bait, berikut ini terjemahan dari isi prasasti tersebut.

Bait ke 1
Isi prasasti pada bait pertama membahas mengenai pembangunan lingga yang dilakukan oleh Raja Sanjaya di atas gunung.

Baut ke 2 sampai 6
Kemudian isi pada bait ke dua sampai enam yaitu pujaan terhadap Dewa Siwa, Dewa Brahma, dan Dewa Wisnu.

Bait ke 7
Pulau Jawa yang sangat kaya dan makmur, menghasilkan tambang emas dan padi yang melimpah. Di pulau itu didirikan candi Siwa demi kebahagiaan penduduk dengan bantuan dari penduduk Desa Kunjarajunja. 

Bait ke 8 sampai 9
Isi Prasasti Canggal bait ke 8 sampai 9 yaitu pulau Jawa yang dahulu diperintah oleh Raja Sanna, yang adil dalam tingakannya, bijaksana, bermurah hati kepada rakyatnya dan perwira dalam peperangan. Ketika Raja Sanna wafat Negara berkabung, sedih kehilangan pelindung.

Bait ke 10 sampai 11
Pengganti raja Sanna yaitu putranya bernama Sanjaya, ia diibaratkan dengan matahari. Perpindahan kekuasaan tidak langsung diberikan kepadanya, tetapi melalui kakak perempuannya bernama Sannaha.

Bait ke 12
Isi Prasasti Canggal pada bait ke 12 yaitu mengenai kesejahteraan, keamanan dan ketenteraman Negara. Rakyat bisa tidur ditengah jalan, tidak takut akan pencurian karena tidak ada tindakan kejahatan dan rakyat hidupnya serba senang.

Baca Juga :
1. Isi Prasasti Kalasan 
2. Isi Prasasti Kayumwungan 
3. Isi Prasasti Siwargrha 
4. Isi Prasasti Kelurak 

Dari isi Prasasti Canggal tersebut dapat kita peroleh informasi mengenai Kerajaan Mataram Kuno. Mulai dari silsilah raja sebelum Raja Sanna, sampai dengan pembangunan lingga dan kemakmuran masyarakat serta pemujaan terhadap dewa yang dilakukan pada saat itu.

Demikian artikel mengenai Isi Prasasti Canggal Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. Semoga bermanfaat bagi pembaca semua. Jangan lupa like dan share serta baca artikel menarik lainnya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Isi Prasasti Canggal Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

0 Boleh Komentar asal tidak Spam.:

Post a Comment