10 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit Beserta Gambarnya

Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit - Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan besar yang pernah berdiri di Nusantara (Indonesia saat ini) dengan pusatnya berada di Jawa Timur. Kerajaan ini berdiri pada tahun 1293 Masehi hingga 1500 Masehi, berdasarkan tahun tersebut Majapahit merupakan kerajaan Hindu-Budha terakhir dan terbesar yang pernah berdiri di Nusantara.

Seperti kerajaan-kerajaan lainnya, kerajaan Majapahit tentu memiliki peninggalan sejarah yang dapat dijadikan sebagai sumber sejarah kerajaan ini. Peninggalan sejarah kerajaan Majapahit bisa berupa benda-benda bersejarah, kitab, prasasti dan candi. Pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai 10 Candi peninggalan kerajaan Majapahit. Berikut ini candi-candi peninggalan Kerajaan Majapahit dan beberapa gambarnya.

Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit

1. Candi Tikus

Candi Tikus Peninggalan Kerajaan Majapahit

Candi tikus merupakan salah satu candi peninggalan kerajaan Majapahit yang lokasinya berada di kompleks Trowulan atau lokasinya berjarak 13 km sebelah tenggara Kota Mojokerto, Jawa Timur. Candi ini pertama kali ditemukan pada tahun 1914 oleh laporan bupati Mojokerto bernama RAA. Kromojoyo Adinegoro. Peninggalan candi peninggalan kerajaan Majapahit ini kemudian dilakukan pada tahun 1985. Nama candi "tikus" sendiri digunakan karena awal mulanya lokasi candi tersebut merupakan sarang tikus. Candi ini diperkirakan dibuat pada abad ke 13 dan abad ke 14 Masehi.

2. Candi Cetho

Candi Cetho adalah candi peninggalan kerajaan Majapahit yang bercorak Hindu. Lokasinya berada di Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kec Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Candi ini diperkirakan dibangun pada adad ke 15 (masa-masa akhir kerajaan Majapahit). Candi peninggalan Majapahit kedua ini ditemukan dan dilaporkan oleh tokoh bernama Van De Vlies pada tahun 1842. Candi ini merupakan salah satu candi yang lokasinya cukup sulit untuk dijangkau, hal ini karena berada di dataran tinggi perbukitan di Karanganayar.

Candi Cetho Peninggalan Kerajaan Majapahit

3. Candi Sukuh

Candi peninggalan kerajaan Majapahit selanjutnya adalah candi Sukuh. Candi ini merupakan candi Hindu, hal ini dibuktikan dengan terdapat patung yoni dan lingga. Candi Sukuh terletak di Desa Berjo, Kec. Ngargoyoso, Kab. Karanganyar, Jawa Tengah. Candi peninggalan majapahit yang satu ini terbilang sangat unik dan penuh kontroversi, hal ini karena pada kompleks candi ini terdapat beberapa ukiran-ukiran alat-alat kelamin manusia.
Baca Selengkapnya : Candi Sukuh : Bentuk, Sejarah dan Gambarnya

Candi Sukuh Peninggalan Kerajaan Majapahit

4. Candi Bajang Ratu

Candi Bajang Ratu atau bisa disebut juga dengan Gapura Bajang Ratu merupakan salah satu peninggalan kerajaan Majapahit. Lokasi candi ini berada di Desa Temon, Kec. Trowulan, Kab. Mojokerto, Jawa Tengah.
Candi Bajang Ratu Peninggalan Kerajaan Majapahit

5. Candi Wringin Lawang

Candi Wringin Lawang Peninggalan Kerajaan Majapahit

Candi Wringin Lawang merupakan salah satu candi atau bisa disebut sebagai gapura peninggalan kerajaan Majapahit. Candi yang bentuknya mirip gapura ini diperkirakan dibangun pada abad ke 14, lokasinya berada di Desa Jatipasir, Kec. Trowulan, Kab. Mojokerto, Jawa Timur. Candi ini terbuat dari batu bata merah. Berdasarkan mitosnya, candi atau gerbang ini merupakan pintu masuk menuju ke kediamannya patih Gajah Mada.

6. Candi Jabung

Candi peninggalan kerajaan Majapahit yang ke 6 adalah candi Jabung. Candi ini merupakan candi Hindu yang lokasinya berada di Desa Jabung , Ke.Paiton, Kab. Probolinggo, Jawa Timur. Candi ini dibuat dengan batu bata merah.

Candi Jabung Peninggalan Kerajaan Majapahit

7. Candi Brahu

Candi peninggalan kerajaan Majapahit selanjutnya adalah Candi Brahu. Candi ini merupakan peninggalan kerajaan Majapahit yang lokasinya berada di Dusun Dukuh Mente,  Desa Bejijong, Kec. Trowilan, Kab. Mojokerto. Lokasi diatas merupakan lokasi dimana daerah tersebut merupakan pusat ibukota kerajaan Majapahit. Candi peninggalan kerajaan Majapahit ini dibangun dengan batu bata merah. Tingginya yaitu 20 meter, sementara panjangnya 22 meter serta lebarnya 18 meter. Asal usul mengenai penamaan "brahu" yaitu ditemukanya prasasti Alasantan.

Candi Brahu Peninggalan Kerajaan Majapahit

8. Candi Pari

Candi Pari merupakan peninggalan kerajaan Majapahit yang lokasinya berada di Desa Pari, Kec. Porong, Kab. Sidoarjo Jawa Timur. Dari lokasi ini, candi ini hanya berjarak 2 km dari pusat semburan lumpur PT Lapindo Brantas. Candi peninggalan Majapahit ini dibangun dengan batu bata, memiliki bentuk persegi 4 dan menghadap ke barat. Candi pari diperkirakan dibangun pada masa pemeritahan raja Hayam Wuruk (tahun 1350 sampai 1389).

Candi Pari Peninggalan Kerajaan Majapahit

9. Candi Surawana

Candi Peninggalan kerajaan Majapahit ini terletak di Desa Canggu, Kec. pare, Kab. Kediri, Jawatimur atau sekitar 25 km dari kota Kediri. Nama candi Surawana juga bisa disebut dengan Wishnubhawanapura. Candi ini merupakan candi bercorak Hindu dan diperkirakan dibangun pada abad ke 14 masehi. Kondisi candi Surawana saat ini sudah tidak utuh lagi, untuk lebih jelasnya simak gambar dibawah ini.

Candi Surawana Peninggalan Kerajaan Majapahit

10. Candi Wringin Branjang

Candi Wringin Branjang adalah candi peninggalan Kerajaan Majapahit yang terbuat dari batu andesit. Lokasinya berada di Desa Gandungan, Kec. Gandusari, Kab. Blitar, Jawa Timur. Candi ini memiliki bentuk yang sederhana, tinggi 5 meter, panjang 4 meter dan lebarnya 3 meter. Terdapat beberapa relief pada candi ini. Fungsi candi Wringin Branjang sendiri yaitu sebagai tempat penyimpanan alat-alat upacara dari zaman Kerajaan Majapahit.

Candi Wringin Brajang

Itulah pembahasan mengenai 10 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit Beserta Gambarnya. Semoga bermanfaat bagi pembaca semua. Apabila artikel ini menarik menurut kalian, maka jangan lupa share ke teman-teman lain agar dapat membacanya juga. Sekian, terimakasih.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : 10 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit Beserta Gambarnya

0 Boleh Komentar asal tidak Spam.:

Post a Comment