Kumpulan informasi menganai sejarah dan tempat wisata di Indonesia maupun Dunia.

Sejarah Kerajaan Sriwijaya : Masa Kejayaan, Keruntuhan dan Peninggalannya

Sejarah Kerajaan Sriwijaya - Kata Sriwijaya dijumpai pertama kali di dalam Prasasti Kota Kapur dari pulau Bangka. Kerajaan Sriwijaya berdiri pada abad ke tujuh dan kerajaan ini merupakan kerajaan yang menganut agama Budha. Keberadaan Kerajaan Sriwijaya dapat kita ketahui melalui isi prasasti yang berhasil ditemukan yaitu Prasasti Kedukan Bukit. Munculnya Sriwijaya sebagai sebuah kerajaan, telah mengalihkan perhatian para ahli sejarah kuno Indonesia dari sejarah Kerajaan Mataram.

Kerajaan sriwijaya merupakan kerajaan yang masih menjadi misteri di Indonesia, salah satu masalahnya adalah karena sumber sejarah kerajaan sriwijaya yang ada tidak cukup untuk bisa menggambarkan sejarah kerajaan sriwijaya dari awal berdiri hingga akhir. Dari kerajaan Sriwijaya sendiri kita hanya memperoleh beberapa buah prasasti, yang tersebar di Sumatra Selatan dan Pulau Bangka. Keterangan yang kita peroleh mengenai kerajaan sriwijaya pun tidak banyak. Prasasti paling tertua ditemukan di Kedung Bukit, angka tahun 604 S atau 682 Masehi.

Sejarah Kerajaan Sriwijaya lengkap dan Peninggalan-peninggalannya
Sejarah Kerajaan Sriwijaya

Kejayaan Kerajaan Sriwijaya

Puncak Kerajaan Sriwijaya atau puncak kejayaan terjadi pada masa Raja Balaputradewa. Sriwijaya mengadakan hubungan dengan Dewapaladewa dari india. Balaputradewa mengajukan kepada raja India tersebut untuk mendirikan biara bagi para pendeta Sriwijaya yang ada sana. Kerajaan sriwijaya juga pernah menjadi pusat pendidikan dan pengembangan agama budha. Mengenai posisi yang strategis dari kerajaan sriwijaya, hal ini dimanfaatkan oleh kerajaan sriwijaya untuk mengendalikan rute jalur laut, setiap kapal yang lewat dikenai biaya bea cukai.

Keruntuhan Kerajaan Sriwijaya

  1. Akibat serangan dari India, saat itu yang menjadi raja Kerajaan Sriwijaya adalah Sri Sundamani Warmadewa. serangan tersebut berhasil melemahkan Kerajaan Sriwijaya.
  2. Melemahnya Sriwijaya karena terjadi ekspedisi besar-besaran ke semenanjung Malaya yang diperintahkan oleh raja Kertanegara.
  3. Munculnya kerajaan islam baru, yaitu Samudra Pasai, yang membuat melemahnya Kerajaan Sriwijaya.
  4. Serangan pada tahun 1023 dan 1030, serangan tersebut berhasil menawan Raja Kerajaan Sriwijaya.
  5. Serangan dari Kerajaan Majapahit pada tahun 1477, yang mengakibatkan Kerajaan Sriwijaya takluk.

Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Berikut ini beberapa peninggalan prasasti Kerajaan Sriwijaya yang berhasil ditemukan, sebagai berikut :

1. Prasasti Palas Pasemah
Prasasti ini berisi tigabelas kalimat yang menggunakan bahasa melayu kuno, berhasil ditemukan di desa Palas Pasemah tepatnya ditemukan di sekitar daerah rawa.

2. Prasasti Hujung Langit
Prasasti peninggalan kerajaan Sriwijaya kedua ini merupakan prasasti yang dibuat sekitar tahun 997 masehi. Prasasti Hujung langit ditemukan di desa Haur Kuning, isi prasasti berupa kisah pemberian tanah oleh raja Sima.

3. Prasasti Kota Kapur
Prasasti ini  ditemukan di pesisir pulau bangka. Sementara isi dari prasasti tersebut merupakan kutukan bagi siapa saja yang membantah sang raja.

4. Prasasti Talang Tuo
Prasasti yang isinya merupakan kumpulan doa-doa bekas peninggalan Kerajaan Sriwijaya.

5. Prasasti Kedukan Bukit
Isi prasasti ini berkaitan dengan kisah seorang utusan dari Kerajaan Sriwijaya yang melakukan perjalanan menggunakan perahu, dan berhasil menaklukan daerah lain.

6. Prasasti Telaga Batu
Prasasti ini berisi mengenai kutukan bagi siapa saja yang berbuat jahat dalam kehidupan masyarakat Kerajaan Sriwijaya.

7. Prasasti Leiden
Prasasti terakhir yakni prasasti Leiden, berisi tentang hubungan baik antara dinasti Sailendra Kerajaan Sriwijaya dengan dinasti  Chola dari Kerajaan Sriwijaya.

Demikian pembahasan terkait rangkuman Sejarah Kerajaan Sriwijaya secara singkat beserta peniggalannya, semoga bermanfaat untuk anda. Jang lupa share dan ikuti, karena tiap hari ada info terupdate dan tentunya sangat bermanfaat.

Sumber Referensi :
  • Buku Notosusanto, Nugroho, dkk. 1984. Sejarah Nasional Indonesia II. Jakarta: Balai Pustaka

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sejarah Kerajaan Sriwijaya : Masa Kejayaan, Keruntuhan dan Peninggalannya