Sumber Informasi mengenai Sejarah Indonesia maupun Dunia.

Monday, May 15, 2017

Sejarah Kerajaan Majapahit Awal Berdirinya, Kejayaan dan Runtuhnya

Kerajaan Majapahit merupakan salah satu kerajaan besar yang ada di Nusantara. Majapahit adalah kerajaan dengan aliran Hindu yang didirikan sekitar tahun 1293-1500 masehi oleh Raden Wijaya. Kerajaan Majapahit berhasil mencapai puncak kejayaan saat dipimpin oleh Hayam Wuruk dan Gajah Mada sebagai panglima angkatan perang pada tahun 1350-1389. Puncak kejayaan ini ditandai dengan luas wilayah kekuasaan Majapahit yang meliputi Jawa, Semenanjung Malaya, Sumatra, Kalimantan, sampai wilayah Indonesia Timur.

Dari luas wilayah tersebut, Kerajaan Majapahit dianggap sebagai kerajaan terbesar yang pernah ada di Nusantara. Berdirinya Kerajaan Majapahit diawali dengan serangan yang dilakukan oleh Adipati Kediri saat itu bernama Jayakatwang terhadap Kerajaan Singasari. Serangan ini dilakukan akibat Kerajaan Singasari menolak pembayaran upeti. Dari serangan tersebut raja terakhir Kerajaan Singasari yakni Kertanegara terbunuh, kemudian menantunya yang bernama Raden Wijaya berhasil kabur dan melarikan diri ke wilayah Madura untuk meminta perlindungan kepada Arya Wiraraja.

Dari pelarian Raden Wijaya ke Madura, ia kemudian diberi sebuah tanah oleh Arya Wiraraja. Tanah pemberian tersebut merupakan sebuah hutan bernama hutan tarik. Hutan ini kemudian dikembangkan oleh Raden Wijaya dan akhirnya menjadi sebuah desa dan diberi nama Majapahit. Kenapa Majapahit? karena di hutan tersebut banyak terdapat buah "maja" dan rasa buah tersebut sangat pahit, itu lah asal-usul nama Kerajaan Majapahit.

Berdirinya desa Majapahit akhirnya berkembang, bertepatan dengan kedatangan pasukan Mongol yang tiba di Jawa dan bertujuan menyerang Kerajaan Singasari akibat ulah Kertanegara yang melecehkan utusan Mongol untuk membayar upeti. Hal ini dimanfaatkan oleh Raden Wijaya untuk menggulingkan kekuasaan Jayakatwang yang sebelumnya telah menghancurkan dan membunuh Kertanegara (raja Kerajaan Singasari). Raden Wijaya mengadu domba dan menghasut pasukan mongol agar bekerjasama untuk menghancurkan kekuasaan Jayakatwang atas Kediri.


Sejarah Kerajaan Majapahit Awal Berdirinya, Kejayaan dan Runtuhnya
Sejarah Kerajaan Majapahit
Kerajaan Majapahit akhirnya menjalin kerjasama dengan pasukan Mongol. Raden wijaya beserta Mongol mengatur strategi untuk menggulingkan kekuasaan Kerajaan Kediri. Perang akhirnya terjadi dan kekuasaan Jayakatwang tumbang ditangan pasukan aliansi tersebut. Kecerdikan Raden Wijaya berlanjut, saat para pasukan mongol sedang berpesta merayakan kemenangan, tuiba-tiba diserang oleh pasukan Raden Wijaya yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Pasukan Kerajaan Mongol berhasil dipukul mundur keluar dari Jawa. Bulan Kartika tanggal 15 tahun 1215 saka merupakan berdirinya awal  Majapahit. Atau tepatnya pada tanggal 10 November 1293, dimana saat itu awal Raden Wijaya dinobatkan sebagai raja yang mendirikan Kerajaan Majapahit.

Kejayaan Kerajaan Majapahit

Masa kejayaan Kerajaan Majapahit terjadi pada tahun 1350-1398 Masehi yaitu saat masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk. Beberapa bukti mengenai kejayaan kerajaan ini berupa buku puisi yang ditulis dalam bahasa Jawa kuno. Sumber utama mengenai keberadaan majapahit yaitu Kitab Pararaton atau Kitab Raja-raja yang ditulis menggunakan bahasa kawi. Kitab ini menceritakan tentang Ken Arok dan menceritakan mengenai Kerajaan Majapahit. Sedangkan sumber yang lain adalah berupa prasasti dan catatan-catatan dari Tiongkok. 

Kejayaan Kerajaan Majapahit juga terjadi saat pengangkatan Gajah Mada sebagai Patih Majapahit. Disaat pengangkatan ini patih Gajah Mada mengucap Sumpah Palapa yang sangat terkenal sampai sekarang ini. Sumpah tersebut merupakan janji Gajah Mada untuk menyatukan nusantara. Dan terbukti pada saat masa Gajah Mada Kerajaan Majapahit tumbuh berkembang menjadi kerajaan yang sangat besar. Puncak kejayaan juga terjadi pada saat pemerintahan Hayam Wuruk dan Gajah Mada, pada saat itu majapahit memiliki wilayah kekuasaan hampir di seluruh wilayah Nusantara sampai ke semenanjung Malaya, dan bahkan jangkauan ekspedisi armada laut Majapahit mencapai Laut Cina Selatan. 

Keruntuhan Kerajaan Majapahit

Runtuhnya Kerajaan Majapahit dimulai ketika berakhirnya masa pemerintahan Hayam Wuruk. Hal ini dikarenakan terjadinya perebutan kekuasaan antara para keluarga dari raja Hayam Wuruk. Selain itu, keruntuhan juga disebabkan karena perkembangan agama islam di masyarakat Majapahit yang bersifat demokratis dan tidak mengakui kekuasaan seorang raja. Perkembangan agama islam ini menggoncangkan sendi-sendi keagamaan dan kepercayaan pada masyarakat majapahit yang masih menganut agama Hindu.

Salah satu penyebab lain runtuhnya Kerajaan Majapahit adalah muali berdirinya kerajaan-kerajaan Islam pada akhir abad 14 dan awal abad 15. Hal ini membuat pengikut Kerajaan ini mulai meninggalkan Majapahit sedikit demi sedikit dan beralih ke kerajaan Islam tersebut. Perang saudara yang sudah dijelaskan diatas mengakibatkan kerajaan tidak terurus kemudian mengakibatkan kemunduran di bidang Ekonomi. Selanjutnya sedikit demi sedikit perdagangan di Nusantara diambil alih oleh para pedagang yang berada di sekitar kerajaan majapahit, atau mungkin dari luar kerajaan ini.

Perekonomian kerajaan Majapahit terbilang cukup maju dan membuat rakyatnya hidup dengan sejahtera. Kegiatan Ekonomi yang dilakukan meliputi bidang pertanian dan pelayaran. Hasil pertanian meliputi Padi, wijen, rempah-rempah, kacang hijau. Sementara itu, dari buah-buahan meliputi pepaya, durian, langsa, kelapa, pisang dan semangka. Untuk memperoleh hasil pertanian yang maksimal, pemerintah majapahit membangun 2 bendungan yakni bendungan Trailokyapur (digunakan di daerah hilir) dan bendungan Jiwu (untuk pesawahan).

Untuk menunjang kehidupan Ekonomi, Kerajaan Majapahit memiliki mata uang sendiri sebagai alat untuk bertransaksi. Mata uang ini bernama uang gobog, bentuknya koin dan memiliki lubang ditengahnya. Uang ini terbuat dari campuran timah hitam, perak, timah putih, dan tembaga. Selain itu, uang kepeng (berasal dari berbagai dinasti) juga digunakan oleh masyarakat. Menurut catatan seorang pedagang tiongkok bernama Wang Ta-yuan, komoditas ekspor kerajaan ini pada saat itu meliputi : garam, lada, kain dan burung kakak tua. Sementara itu, bahan Impornya meliputi : emas, perak,mutiara,keramik,sutra dan barang yang terbuat dari besi.

Peninggalan Kerajaan Majapahit

Peninggalan Kerajaan Majapahit berupa bangunan candi dan prasasti, semua peninggalan ini menjadi warisan budaya kebendaan Indonesia. Beberapa candi peninggalan Kerajaan Majapahit meliputi :
  • Candi Cetho : Letak candi ini berada di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawa, Karanganyar-Jawa Tengah. Candi peninggalan Kerajaan Majapahit ini diperkirakan dibangun pada masa akhir keruntuhan Majapahit atau tepatnya abad ke 15 Masehi.
  • Candi Jabung : Letaknya di Desa Jabung, Kecamatan Paiton, Probolinggo-Jawa Timur. Candi peninggalan kerajaan majapahit ini diperkirakan dibangun pada tahun 1350.
  • Candi Wiring lawang : Terletak di Desa Jati Pasir, Kecamatan Trowulan, Mojokerto-Jawatimur. Candi peninggalan kerajaan majapahit ini berbentuk gapura dan diperkirakan dibangun pada tahun 14 Masehi, bangunan ini merupakan pintu gerbang kediaman Gajah Mada.
  • Candi Tikus : Sama seperti Candi Brahu, Candi Tikus juga terletak di ini terletak di situs arkeologi Trowulan, tepatnya berada di Dukuh Jambu Mente, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Mojokerto-Jawa Timur. Candi peninggalan sejarah Kerajaan Majapahit ini dinamai candi tikus karena pada awal penemuan, bangunan ini menjadi sarang bagi tikus-tikus liar.
Sejarah Kerajaan Majapahit Awal Berdirinya, Kejayaan dan Runtuhnya
Candi Tikus Peninggalan Kerajaan Majapahit
Raja-raja Kerajaan Majapahit
  1. Raja Kertajaya/Raden Wijaya
  2. Raja Jayanegara
  3. Ratu Tribuwana Tunggadewi
  4. Raja Hayam Wuruk
  5. Raja Wikramawardhana
  6. Ratu Suhita
  7. Raja Kertawijaya
  8. Raja Rajasa Wardhana
  9. Raja Purwawisesa
  10. Raja Brawijaya V
Demikian pembahasan mengenai Sejarah Kerajaan Majapahit lengkap dari awal mula berdiri, masa puncak kejayaan, keruntuhan hingga peninggalan. Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat bagi pembaca semua. Kurang lebihnya penulis mohon maaf. Sekian, terimakasih.

Sumber :
  • Sejarah Nasional Indonesia Jilid 2, 1993. Marwati D.P dan Nugroho N
  • Menuju Puncak Kejayaan : Sejarah Kerajaan Majapahit. Slamet Muljana
Baca juga ;

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sejarah Kerajaan Majapahit Awal Berdirinya, Kejayaan dan Runtuhnya